Home / Activites / Edukasi dan Pemeriksaan Kulit: Komitmen PT Aretha Medika Utama Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Kulit Masyarakat

Edukasi dan Pemeriksaan Kulit: Komitmen PT Aretha Medika Utama Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Kulit Masyarakat

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan kulit masih menjadi tantangan di Indonesia, khususnya di wilayah tropis dengan paparan sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun. Menjawab tantangan tersebut, PT Aretha Medika Utama bersama mitra akademik menghadirkan program Edukasi dan Pemeriksaan Kulit sebagai upaya nyata menjembatani riset ilmiah dengan kebutuhan masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dipublikasikan secara ilmiah dalam Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (Februari 2025). Kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga aplikatif—memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat untuk memahami kondisi kulit mereka secara ilmiah dan objektif.

Kulit Sehat Dimulai dari Pengetahuan yang Benar

Kulit adalah organ terbesar tubuh manusia dan berperan sebagai pelindung utama dari lingkungan eksternal. Namun, proses penuaan kulit—baik akibat faktor usia (intrinsik) maupun paparan lingkungan seperti sinar UV dan polusi (ekstrinsik)—sering kali tidak disadari sejak dini. Melalui sesi penyuluhan bertema “Perawatan Kulit untuk Meningkatkan Kesehatan dan Kepercayaan Diri”, para pakar dari bidang kedokteran, farmasi, dan biomolekuler menjelaskan:

  • Faktor penyebab penuaan kulit
  • Pentingnya penggunaan skincare yang aman dan sesuai kebutuhan kulit
  • Peran senyawa bioaktif bahan alam sebagai antioksidan dan antiaging
  • Terapi pendukung seperti skin booster dan akupunktur sebagai pendekatan komplementer

Pendekatan edukatif ini dirancang komunikatif dan berbasis visual sehingga mudah dipahami oleh masyarakat awam. Hasilnya, mayoritas peserta menilai sistematika dan isi penyuluhan dalam kategori sangat baik.

Pemeriksaan Kulit Berbasis Teknologi dan Etika Medis

Keunggulan program ini terletak pada integrasi edukasi dengan pemeriksaan kulit secara langsung menggunakan skin analyzer. Sebanyak 80 peserta secara sukarela mengikuti pemeriksaan setelah melalui proses informed consent, anamnesis, dan konsultasi singkat.

Melalui teknologi ini, peserta dapat melihat kondisi kulit mereka secara objektif—mulai dari tingkat kelembapan, pigmentasi, hingga potensi masalah kulit. Pendekatan ini meningkatkan kesadaran sekaligus mendorong peserta untuk lebih selektif dalam memilih produk perawatan kulit yang aman dan berbasis bukti ilmiah.

Pemeriksaan kulit (kiri), Sosialisasi produk perawatan kulit (tengah), Analisis kulit dengan skin analyzer (kanan)

Skincare Berbasis Riset dan Bahan Alam

Sebagai bagian dari edukasi, peserta juga diperkenalkan dengan produk skincare yang diformulasikan berdasarkan hasil riset, mengandung ekstrak bahan alam seperti Centella asiatica, Curcuma longa, Aloe vera, Rosa centifolia, serta DNA salmon. Seluruh produk telah memenuhi standar keamanan dan dievaluasi langsung oleh peserta.

Lebih dari 60% peserta menilai tekstur, kualitas, kandungan, hingga aroma produk dalam kategori sangat baik—menunjukkan bahwa skincare berbasis riset dan bahan alam dapat diterima dengan sangat positif oleh masyarakat.

Dampak Nyata dan Harapan ke Depan

Kegiatan yang diikuti oleh 129 peserta ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan kulit serta pentingnya perawatan yang tepat dan aman. Antusiasme peserta, diskusi aktif, dan hasil evaluasi yang sangat positif menjadi indikator bahwa pendekatan edukasi berbasis riset memiliki dampak nyata.

Melalui program ini, PT Aretha Medika Utama menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sains yang membumi—menjadikan hasil riset biomolekuler tidak hanya berhenti di laboratorium dan jurnal ilmiah, tetapi juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas ke berbagai daerah di Indonesia, memperkuat literasi kesehatan kulit, serta membangun budaya perawatan kulit yang aman, cerdas, dan berbasis bukti ilmiah. (epsh)

Tim Peneliti

  1. Wahyu Widowati
  2. Teresa Liliana Wargasetia
  3. Mariska Elisabeth
  4. Mathelda Weni Haryanti
  5. Deni Rahmat
  6. Ermi Girsang
  7. Marisca Evalina Gondokesumo
  8. Faradhina Salfa Nindya
  9. Dwi Nur Triharsiwi

Institusi Kolaborator

  • Universitas Kristen Maranatha
    (Afiliasi peneliti 1–4)
  • Universitas Pancasila
    (Afiliasi peneliti 5)
  • Universitas Prima Indonesia
    (Afiliasi peneliti 6)
  • Universitas Surabaya
    (Afiliasi peneliti 7)
  • PT Aretha Medika Utama
    (Afiliasi peneliti 8–9 sekaligus lokasi pelaksanaan kegiatan)

Catatan Editorial

Kolaborasi lintas institusi ini memperlihatkan sinergi kuat antara akademisi, klinisi, dan industri riset biomolekuler, menjadikan program edukasi dan pemeriksaan kulit tidak hanya valid secara ilmiah, tetapi juga aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

About Aretha Medika

Check Also

Yayasan Aretha Utama Konsisten Hadir dalam Pemberdayaan Perempuan, Anak, dan Kesehatan Masyarakat

Bandung – Yayasan Aretha Utama menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan, perlindungan, dan pemberdayaan masyarakat melalui …

March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031