Home / Activites / Terobosan Antiaging Berbasis Stem Cell: Riset Secretome Gel Aretha Buktikan Regenerasi Kulit Lebih Optimal

Terobosan Antiaging Berbasis Stem Cell: Riset Secretome Gel Aretha Buktikan Regenerasi Kulit Lebih Optimal

Bandung — PT Aretha Medika Utama terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pengembangan riset biomolekuler dan inovasi kesehatan nasional melalui kontribusi aktif dalam publikasi ilmiah internasional. Salah satu capaian terbaru adalah keterlibatan tim peneliti Aretha dalam penelitian mengenai potensi secretome gel dari human Wharton’s Jelly Mesenchymal Stem Cells (hWJ-MSCs) sebagai kandidat agen antiaging untuk perlindungan dan regenerasi kulit.

Penelitian ini dipublikasikan pada jurnal bereputasi Iranian Journal of Basic Medical Sciences tahun 2024 dan melibatkan kolaborasi lintas institusi nasional dan internasional. Aretha Medika Utama berkontribusi melalui Biomolecular and Biomedical Research Center, khususnya dalam dukungan fasilitas laboratorium, metodologi riset, serta analisis biomolekuler.

Menjawab Tantangan Penuaan Kulit di Era Paparan Lingkungan Modern

Penuaan kulit merupakan proses degeneratif yang dipercepat oleh faktor eksternal, terutama paparan sinar ultraviolet (UV). Radiasi UV memicu stres oksidatif, peradangan kronis, kerusakan DNA, serta degradasi kolagen yang berdampak pada penurunan elastisitas kulit, munculnya keriput, dan melemahnya fungsi proteksi kulit.

Melalui pendekatan bioteknologi, secretome—kumpulan molekul bioaktif yang dihasilkan oleh sel punca—dipandang sebagai solusi inovatif karena mengandung berbagai faktor pertumbuhan, sitokin, dan mediator regeneratif yang mampu merangsang perbaikan jaringan secara alami. Dalam riset ini, secretome dari hWJ-MSCs diformulasikan dalam bentuk gel topikal dan diuji pada model hewan yang mengalami penuaan kulit akibat induksi UVB.

Bukti Ilmiah: Efek Regeneratif, Antiinflamasi, dan Proteksi Kolagen

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi secretome gel memberikan dampak biologis yang signifikan terhadap perbaikan kualitas kulit. Beberapa temuan utama meliputi:

  • Peningkatan ekspresi TGF-β1 dan IL-10, yang berperan dalam stimulasi regenerasi jaringan, kontrol pertumbuhan sel, dan penguatan mekanisme antiinflamasi.
  • Penurunan ekspresi IL-18, sebagai indikator berkurangnya respon inflamasi akibat stres oksidatif.
  • Peningkatan kepadatan kolagen dan ekspresi protein COL-4A1, yang menandakan pemulihan struktur matriks ekstraseluler kulit.
  • Penurunan ekspresi protein MMP-2, MMP-13, dan P53, yang dikenal berperan dalam degradasi kolagen dan proses penuaan sel.

Secara histopatologis, jaringan kulit yang mendapat perlakuan secretome gel menunjukkan struktur kolagen yang lebih padat, tingkat peradangan yang lebih rendah, serta perbaikan integritas jaringan dibandingkan kelompok kontrol yang hanya terpapar UV. Aplikasi dua kali sehari memberikan hasil paling optimal dibandingkan aplikasi tunggal.

Memperkuat Hilirisasi Riset dan Daya Saing Inovasi Nasional

Keterlibatan Aretha Medika Utama dalam riset ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian menuju aplikasi industri dan pengembangan produk kesehatan berbasis sains. Secretome gel membuka peluang pengembangan solusi dermatologi inovatif yang lebih aman, efektif, dan berkelanjutan, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi sel punca di bidang kesehatan preventif dan estetika medis.

Dukungan Aretha terhadap riset ini tidak hanya terbatas pada penyediaan fasilitas laboratorium, tetapi juga mencakup penguatan standar metodologi, validasi ilmiah, serta sinergi kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan mitra industri.

Komitmen Aretha terhadap Inovasi Berbasis Ilmu Pengetahuan

Melalui publikasi dan riset berkelanjutan, PT Aretha Medika Utama menegaskan perannya sebagai pusat unggulan riset biomolekuler yang berorientasi pada solusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Inovasi secretome gel menjadi representasi nyata bagaimana sains, teknologi, dan kolaborasi strategis dapat melahirkan terobosan bernilai tambah tinggi bagi industri kesehatan nasional dan global. (epsh)

Referensi Artikel : doi.org/10.22038/ijbms.2024.70825.15385

About Aretha Medika

Check Also

Keterlibatan Prof. Dr. Wahyu Widowati (Tenaga Ahli PT Aretha Medika Utama) Perkuat Validasi Riset Antioksidan Herbal pada Seminar Tesis FK UK Maranatha

Bandung — Sinergi antara dunia akademik dan industri terus memainkan peran penting dalam memperkuat kualitas …

February 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728