
Prof. Dr. Wahyu Widowati, M.Si., dosen Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha dan juga tim ahli PT. Aretha Medika Utama, menghadiri kegiatan Forum Group Discussion (FGD) persiapan penelitian IBC Bioeconomy Activator Program 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan penelitian kategori Beauty & Cosmetic Ingredients Bioprospecting yang dilaksanakan oleh konsorsium Universitas Kristen Maranatha (UKM) dan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI).
FGD bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar peneliti, menyusun strategi penelitian, serta mematangkan tahapan pelaksanaan program penelitian berbasis biodiversitas Indonesia. Kegiatan dipimpin oleh Dr. apt. Fahrauk Faramayuda, S.Si., M.Sc. dari Fakultas Farmasi UNJANI selaku Project Leader.
Dari pihak Universitas Kristen Maranatha, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ardo Sanjaya, dr., M.Kes., Pg.Cert., FHEA, Dr. Julia Windi Gunadi, dr., M.Kes., serta Prof. Dr. Teresa Liliana Wargasetia, S.Si., M.Kes., PA(K). Seluruh peserta berpartisipasi aktif dalam diskusi dan koordinasi penelitian untuk mendukung penyusunan proposal program IBC.
Sementara itu, dari pihak UNJANI turut hadir Dr. Putu Teta Prihartini Aryanti, S.T., M.T. dari Fakultas Teknik UNJANI, serta apt. Taufik Muhammad Fakih, M.S.Farm dari Universitas Islam Bandung (UNISBA) yang mendukung kajian in silico dan computational chemistry dalam penelitian tersebut.
Dalam FGD ini, tim membahas berbagai tahapan penelitian, mulai dari identifikasi tanaman potensial Indonesia, kajian bioaktivitas, analisis in vitro dan in silico, evaluasi formulasi, hingga techno-economic analysis (TEA) dan kajian klinis. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan kandidat bahan aktif kosmetik alami berbasis tanaman lokal Indonesia yang memiliki potensi anti-aging, antioksidan, brightening, dan mendukung kesehatan kulit.
Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan kolaborasi antara UKM, UNJANI, dan mitra industri dapat memperkuat pengembangan riset berbasis biodiversitas Indonesia serta mendukung hilirisasi hasil penelitian menjadi produk inovatif yang berdaya saing nasional maupun internasional.
Aretha Medika Utama Biomolecular and Biomedical Research Center