
Mahasiswa magang dari berbagai universitas yang melaksanakan kegiatan di PT Aretha Medika Utama mengikuti kegiatan praktikum pembuatan ekstrak dari daun manggis (Garcinia mangostana L.). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran langsung di laboratorium untuk mengenal tahapan ekstraksi bahan alam serta proses penyiapan sampel untuk penelitian lebih lanjut.
Pada kegiatan ini, mahasiswa melakukan ekstraksi daun manggis menggunakan dua jenis pelarut, yaitu etanol dan etil asetat. Penggunaan dua pelarut dengan karakteristik kepolaran yang berbeda bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan masing-masing pelarut dalam menarik senyawa yang terdapat di dalam bahan tanaman.
Proses ekstraksi diawali dengan penyiapan bahan berupa daun manggis yang kemudian diproses sebelum dilakukan ekstraksi. Tahapan penyiapan bahan menjadi bagian penting karena kondisi dan bentuk bahan dapat memengaruhi proses kontak antara bahan dengan pelarut. Setelah bahan siap, ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut etanol dan etil asetat sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengamati secara langsung bagaimana proses pemisahan senyawa dari matriks tanaman berlangsung. Perbedaan karakteristik pelarut juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam kegiatan ini, mengingat jenis pelarut yang digunakan dapat memengaruhi jenis dan jumlah senyawa yang berhasil diekstraksi.
Ekstrak yang diperoleh selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan untuk tahapan penelitian berikutnya, seperti skrining fitokimia maupun pengujian aktivitas biologis, bergantung pada tujuan penelitian. Dengan demikian, kegiatan ekstraksi tidak hanya menjadi proses preparasi bahan, tetapi juga merupakan tahap awal yang penting dalam penelitian berbasis bahan alam.
Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam menjalankan tahapan kerja di laboratorium, mulai dari persiapan bahan, penggunaan pelarut, proses ekstraksi, hingga penanganan hasil ekstraksi. Selain memperkuat pemahaman mengenai teori yang telah dipelajari di lingkungan akademik, praktik secara langsung juga membantu mahasiswa mengenal penerapan prosedur kerja dan ketelitian yang dibutuhkan dalam penelitian laboratorium.
Melalui kegiatan magang dan praktikum seperti ini, PT Aretha Medika Utama terus memberikan ruang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan keterampilan laboratorium sekaligus memperoleh pengalaman dalam kegiatan penelitian dan pengembangan berbasis bahan alam.
Aretha Medika Utama Biomolecular and Biomedical Research Center