Home / Activites / Diskusi Persiapan Penelitian S2 FK UK Maranatha: Eksplorasi Secretome MSC dan Ekstrak Kemangi sebagai Inovasi Anti-Aging

Diskusi Persiapan Penelitian S2 FK UK Maranatha: Eksplorasi Secretome MSC dan Ekstrak Kemangi sebagai Inovasi Anti-Aging

Diskusi persiapan penelitian mahasiswa Magister (S2) Fakultas Kedokteran UK Maranatha kembali dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan riset di bidang regenerative medicine dan pengembangan bahan alam untuk terapi anti-aging.

Kegiatan ini melibatkan Prof. Dr. Wahyu Widowati, M.Si, yang juga merupakan Tenaga Ahli di PT Aretha Medika Utama. Dalam diskusi tersebut, beliau memberikan arahan komprehensif terkait penguatan novelty penelitian, penyusunan metodologi yang robust, serta strategi luaran publikasi ilmiah bereputasi.

Penelitian yang dipersiapkan mengangkat dua fokus utama, yaitu pemanfaatan secretome Mesenchymal Stem Cell (MSC) dan ekstrak kemangi (Ocimum basilicum) sebagai kandidat agen anti-aging berbasis ilmiah.

Secretome MSC mengandung berbagai growth factors, sitokin, serta vesikel ekstraseluler yang berperan dalam proses regenerasi jaringan. Dalam konteks anti-aging, pendekatan ini berpotensi meningkatkan proliferasi fibroblas, merangsang sintesis kolagen, serta menekan stres oksidatif dan inflamasi yang menjadi faktor utama penuaan kulit.

Di sisi lain, ekstrak kemangi sebagai salah satu kekayaan hayati Indonesia memiliki kandungan antioksidan, flavonoid, dan senyawa fenolik yang berperan dalam menangkal radikal bebas dan menghambat proses photoaging. Integrasi pendekatan regenerative medicine dan bahan alam ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi terapi yang berbasis evidence-based research dan memiliki potensi aplikasi klinis.

Diskusi ilmiah turut membahas desain penelitian (in vitro maupun in vivo), parameter uji seperti viabilitas sel, ekspresi kolagen, Matrix Metalloproteinase (MMP), serta analisis aktivitas antioksidan, termasuk rencana publikasi pada jurnal terindeks sebagai bagian dari luaran akademik.

Dalam kesempatan tersebut, Hanna Sariwidyaa, S.Si, selaku Direktur Utama PT Aretha Medika Utama, menyampaikan:

“Sinergi antara akademisi dan industri riset menjadi fondasi penting dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya kuat secara metodologi, tetapi juga memiliki relevansi dan potensi aplikasi nyata. Kami berkomitmen untuk terus mendukung riset inovatif yang memberikan kontribusi ilmiah dan berdampak luas bagi pengembangan terapi anti-aging berbasis regenerative medicine dan bahan alam Indonesia.”

Melalui kolaborasi strategis ini, PT Aretha Medika Utama menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan riset biomedis yang inovatif, aplikatif, serta berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan. (epsh)

About Aretha Medika

Check Also

Perkuat RPS Berbasis Outcome, Prof. Dr. Wahyu Widowati Hadir di Pelatihan Kurikulum OBE Fakultas Farmasi UNJANI

Cimahi – Upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi terus dilakukan melalui penyesuaian kurikulum yang berorientasi pada …

February 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728