Bandung, 4 Maret 2026 — Tim riset yang dipimpin oleh Prof. Ermi Girsang mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Akhir Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi terhadap capaian penelitian yang telah dilaksanakan sekaligus menilai potensi keberlanjutan dan pemanfaatan hasil riset.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut, Prof. Ermi Girsang mempresentasikan hasil dan perkembangan penelitian yang dilakukan bersama tim peneliti serta mitra industri PT Aretha Medika Utama, yang diwakili oleh Direktur Utama Hanna Sariwidya, S.Si.
Paparan yang disampaikan mencakup berbagai tahapan penelitian, mulai dari proses pengembangan konsep, formulasi prototipe, hingga pelaksanaan uji klinis. Penelitian ini berfokus pada pengembangan serum antiaging berbasis DNA salmon yang diformulasikan melalui pendekatan ilmiah dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan efektivitas bagi kesehatan kulit.
Dalam pelaksanaan penelitian, tim melakukan serangkaian pengujian menggunakan teknologi analisis kulit untuk mengukur berbagai parameter kondisi kulit, seperti pori-pori, kerutan, tekstur kulit, tingkat kelembaban, serta kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet. Pendekatan ilmiah tersebut diharapkan dapat menghasilkan inovasi produk perawatan kulit yang tidak hanya efektif, tetapi juga memiliki dasar penelitian yang kuat.
Keterlibatan PT Aretha Medika Utama sebagai mitra industri menjadi bagian penting dalam mendukung proses hilirisasi hasil riset. Kolaborasi antara peneliti dan industri ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan inovasi sehingga hasil penelitian dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat.
Program RIIM Kompetisi BRIN sendiri dirancang untuk mendorong sinergi antara akademisi, peneliti, dan mitra industri dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan nasional. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan hasil penelitian yang telah dicapai dapat terus dikembangkan serta membuka peluang bagi lahirnya produk inovatif di bidang farmasi dan bioteknologi di Indonesia.(epsh)
Aretha Medika Utama Biomolecular and Biomedical Research Center



