Home / Activites / Keterlibatan Prof. Dr. Wahyu Widowati dalam Seminar BRIN Perkuat Integrasi Riset Tembakau Berbasis Sains dan Kebijakan

Keterlibatan Prof. Dr. Wahyu Widowati dalam Seminar BRIN Perkuat Integrasi Riset Tembakau Berbasis Sains dan Kebijakan

Jakarta — Badan Riset dan Inovasi Nasional (Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN) menyelenggarakan Seminar dan Diskusi Panel bertajuk “Peluang dan Tantangan Inovasi pada Industri Olahan Tembakau dan Dukungan Kebijakan Berbasis Risiko” pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Auditorium Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi forum strategis lintas sektor untuk membahas arah kebijakan, inovasi, serta hasil riset terkini industri hasil tembakau (IHT) secara komprehensif dan berbasis sains.

Seminar yang berlangsung seharian penuh tersebut menghadirkan pemangku kepentingan dari kementerian/lembaga, akademisi, peneliti, serta perwakilan industri dan asosiasi. Fokus utama diskusi diarahkan pada upaya menyeimbangkan kontribusi ekonomi industri tembakau dengan pengelolaan risiko kesehatan melalui pendekatan kebijakan berbasis risiko dan bukti ilmiah.

Salah satu sorotan penting dalam agenda ini adalah pemaparan hasil riset dari kalangan akademisi. Prof. Dr. Wahyu Widowati, Ir., M.Si., akademisi dari Universitas Kristen Maranatha, menjadi narasumber pada sesi pemaparan hasil riset industri hasil tembakau. Dalam paparannya, Prof. Wahyu menyampaikan temuan riset terkait tembakau yang dikembangkan di lingkungan Universitas Maranatha, dengan penekanan pada aspek ilmiah, metodologi riset, serta relevansinya bagi pengembangan kebijakan dan inovasi industri.

Keterlibatan Prof. Dr. Wahyu Widowati dalam forum nasional ini sejalan dengan perannya sebagai Tenaga Ahli di PT Aretha Medika Utama. Aretha secara konsisten mendorong penguatan riset berbasis bukti ilmiah, termasuk dalam isu-isu strategis yang bersinggungan dengan kesehatan masyarakat, industri, dan kebijakan publik. Partisipasi aktif dalam forum yang diinisiasi BRIN ini mencerminkan komitmen Aretha dalam menjembatani riset akademik dengan kebutuhan regulasi dan industri secara berimbang dan bertanggung jawab.

Selain pemaparan hasil riset dari Universitas Maranatha, seminar ini juga menghadirkan kontribusi ilmiah dari Universitas Brawijaya, Universitas Padjadjaran, serta lembaga riset dan kementerian terkait. Diskusi panel yang berlangsung menyoroti pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan dalam merumuskan roadmap pengelolaan industri hasil tembakau yang terintegrasi secara nasional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan sensitif terhadap isu kesehatan serta keberlanjutan.

Melalui forum ini, BRIN menegaskan perannya sebagai penghubung antara riset, inovasi, dan kebijakan pembangunan nasional. Sementara itu, keterlibatan tenaga ahli yang juga berkiprah di industri riset kesehatan seperti PT Aretha Medika Utama diharapkan dapat memperkuat ekosistem riset yang kolaboratif, kredibel, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (epsh)

About Aretha Medika

Check Also

PT Aretha Medika Utama Perkuat Kolaborasi Riset dan Hilirisasi Produk Herbal melalui Kunjungan Industri ke STFI Bandung

Bandung, 28 Januari 2026 — PT Aretha Medika Utama kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi …

February 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728