Cimahi — PT Aretha Medika Utama terus mempertegas perannya sebagai mitra strategis pengembangan ilmu pengetahuan dan riset kesehatan nasional melalui penguatan transfer keilmuan berbasis kolaborasi akademik. Komitmen tersebut tercermin dalam dukungan terhadap pelaksanaan rangkaian perkuliahan daring mata kuliah Pengantar Farmakologi Molekuler dan Sel Punca di Fakultas Farmasi Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), semester ganjil tahun akademik 2025/2026.
Kegiatan pembelajaran dipandu langsung oleh Prof. Dr. Wahyu Widowati, M.Si, yang juga berperan sebagai Tenaga Ahli PT Aretha Medika Utama. Kehadiran beliau tidak hanya memperkuat kualitas akademik perkuliahan, tetapi juga menghadirkan perspektif aplikatif industri riset, khususnya dalam pengembangan bioteknologi sel punca dan farmakologi molekuler. Seluruh sesi pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dengan pendekatan diskusi interaktif, sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman konseptual sekaligus wawasan praktis yang relevan dengan dinamika riset modern dan kebutuhan industri kesehatan.
Pada pertemuan Kamis, 4 Desember 2025, materi difokuskan pada Basic Science of Stem Cell. Mahasiswa mempelajari konsep dasar sel punca, proses diferensiasi, klasifikasi stem cell, termasuk embryonic stem cells, adult stem cells, tissue stem cells, serta hematopoietic stem cell. Diskusi berlangsung aktif dan tercatat diikuti oleh empat mahasiswa. Pembelajaran dilanjutkan pada Kamis, 11 Desember 2025, dengan pendalaman materi Stem Cell Isolation, Characterization, Differentiation.
Topik mencakup teknik isolasi sel punca, karakterisasi sel, proses diferensiasi, cell thawing, cryopreservation, hingga cell culture. Materi ini memberikan pemahaman komprehensif terkait tahapan riset sel punca yang aplikatif dalam pengembangan terapi dan inovasi farmasi berbasis sel. Rangkaian kegiatan kemudian diperkuat melalui sesi lanjutan pada Rabu, 31 Desember 2025, sebagai bagian dari kesinambungan pembelajaran semester berjalan. Seluruh aktivitas terdokumentasi secara resmi dalam Berita Acara Pembelajaran Jarak Jauh (BAPJJ), lengkap dengan bukti kehadiran dan dokumentasi proses pembelajaran online, serta tercatat tidak terdapat mahasiswa yang tidak berpartisipasi sesuai jadwal.
Direktur Utama PT Aretha Medika Utama, Hanna Sariwidya, S.Si, menyampaikan bahwa keterlibatan tenaga ahli perusahaan dalam kegiatan akademik merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem riset nasional yang berkelanjutan. “Kami meyakini bahwa integrasi antara dunia industri dan institusi pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. Peran Prof. Dr. Wahyu Widowati sebagai Tenaga Ahli PT Aretha Medika Utama sekaligus akademisi memberikan nilai tambah dalam menjembatani transfer ilmu, inovasi riset, serta kebutuhan nyata industri kesehatan,” ujar Hanna.
Lebih lanjut, Hanna menegaskan bahwa PT Aretha Medika Utama berkomitmen untuk terus memperluas kontribusi dalam penguatan kapasitas riset, pengembangan talenta ilmiah, serta akselerasi pemanfaatan ilmu pengetahuan berbasis bukti untuk mendukung kemajuan kesehatan masyarakat. Melalui sinergi akademik yang konsisten, PT Aretha Medika Utama tidak hanya berperan sebagai entitas industri, tetapi juga sebagai katalis pengembangan ilmu, inovasi, dan integritas riset nasional yang berorientasi pada dampak jangka panjang. (epsh)
Aretha Medika Utama Biomolecular and Biomedical Research Center
