


Selasa, 2 Juni 2026, Prof. Dr. Wahyu Widowati, M.Si yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha sekaligus tim ahli PT. Aretha Medika Utama berperan sebagai Pembimbing II dalam Sidang Tesis Program Magister Kedokteran yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 19.00–20.00 WIB.
Sidang mengangkat judul tesis:
“Pengaruh Pemberian Secretome, Exosome dari Mesenchymal Stem Cell, Exosome + Glutathione, dan Glutathione terhadap Histopatologi dan Ekspresi Gen Autofagi LC3 dan P62 pada Jantung Tikus Sprague Dawley yang Diinduksi Penuaan dengan D-Galactose.”
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian secretome, exosome dari mesenchymal stem cell (MSC), kombinasi exosome dengan glutathione, serta glutathione terhadap perubahan histopatologi jantung dan ekspresi gen autofagi LC3 dan P62 pada model tikus yang mengalami penuaan akibat induksi D-galactose. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan terapi regeneratif dan anti-aging berbasis produk turunan sel punca untuk mencegah atau memperlambat kerusakan organ akibat proses penuaan.
Sidang dihadiri oleh tim akademik yang terdiri atas:
Pembimbing I: Dr. Julia Windi Gunadi, dr., M.Kes.
Pembimbing II: Prof. Dr. Wahyu Widowati, M.Si.
Penguji I: Prof. Dr. Teresa Liliana Wargasetia, S.Si., M.Kes., PA(K).
Penguji II: Prof. Dr. Susy Tjahjani, dr., M.Kes.
Penguji III: Dr. Cindra Paskaria, dr., M.K.M.
Dalam sesi diskusi, Prof. Wahyu Widowati memberikan berbagai masukan ilmiah terkait mekanisme autofagi pada proses penuaan jantung, potensi pemanfaatan secretome dan exosome sebagai agen terapi regeneratif, validitas biomarker LC3 dan P62 sebagai indikator aktivitas autofagi, serta aspek metodologi penelitian yang mendukung kualitas dan interpretasi hasil penelitian.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan kolaborasi akademik dalam pengembangan riset biomedis dan kedokteran regeneratif, khususnya terkait pemanfaatan produk berbasis mesenchymal stem cell untuk mengatasi berbagai perubahan patologis yang terjadi selama proses penuaan. Penelitian semacam ini diharapkan dapat mendukung pengembangan inovasi terapi yang lebih efektif dan berbasis bukti ilmiah dalam bidang anti-aging dan kesehatan kardiovaskular.
Terima kasih disampaikan kepada seluruh dosen pembimbing, penguji, dan peserta sidang yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Sidang Tesis Program Magister Kedokteran ini.
Aretha Medika Utama Biomolecular and Biomedical Research Center