Aretha Medika Utama kembali mengadakan kegiatan pembelajaran untuk mahasiswa magang dan staf melalui kelas histologi yang disampaikan oleh Faradilla Azzahra D., S.Si. Pada pembelajaran kali ini, peserta diajak mengenal histologi secara lebih menyeluruh, mulai dari struktur sel, berbagai jenis jaringan tubuh, hingga proses pembuatan dan pewarnaan preparat histologi.

Pembahasan diawali dengan pengenalan sel sebagai unit dasar penyusun tubuh. Peserta mempelajari struktur sel beserta berbagai organel di dalamnya, serta memahami bagaimana setiap bagian sel memiliki peran dalam menunjang fungsi dan aktivitas sel. Pemahaman mengenai struktur sel menjadi dasar sebelum masuk ke pembahasan mengenai organisasi jaringan yang lebih kompleks.
Materi kemudian dilanjutkan dengan berbagai jenis jaringan yang menyusun tubuh. Peserta diperkenalkan dengan empat kelompok utama jaringan, yaitu jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf. Masing-masing jaringan memiliki karakteristik dan susunan yang berbeda sesuai dengan fungsi yang dijalankannya.

Jaringan epitel, misalnya, berperan dalam melapisi permukaan tubuh dan organ serta mendukung berbagai fungsi seperti perlindungan, absorpsi, dan sekresi. Jaringan ikat memiliki peran dalam menghubungkan dan menopang bagian-bagian tubuh, sedangkan jaringan otot berkaitan dengan kemampuan tubuh untuk melakukan kontraksi dan menghasilkan pergerakan. Sementara itu, jaringan saraf berperan dalam menerima serta menghantarkan informasi di dalam tubuh.
Tidak hanya membahas jenis jaringan, peserta juga mempelajari bagaimana struktur jaringan dapat diamati melalui preparat histologi. Untuk dapat melihat struktur jaringan dengan jelas di bawah mikroskop, jaringan perlu melalui sejumlah tahapan sebelum menjadi preparat yang siap diamati. Tahapan tersebut meliputi proses fiksasi, pemrosesan jaringan, embedding, pemotongan jaringan, hingga pewarnaan.
Pewarnaan menjadi salah satu bagian penting dalam pemeriksaan histologi karena jaringan yang belum diwarnai umumnya sulit memperlihatkan perbedaan struktur secara jelas. Melalui teknik pewarnaan tertentu, bagian-bagian jaringan dapat memberikan kontras yang lebih baik sehingga struktur sel dan jaringan lebih mudah diamati dan dibedakan secara mikroskopis.

Dalam kelas ini, peserta juga diperkenalkan pada berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam pengamatan preparat histologi. Dengan demikian, proses mempelajari histologi tidak hanya berhenti pada mengenali bentuk sel atau jaringan, tetapi juga memahami hubungan antara struktur yang terlihat dengan fungsi biologisnya.
Pembelajaran ini memberikan gambaran bahwa pengamatan jaringan melalui mikroskop merupakan bagian dari proses yang cukup panjang dan membutuhkan ketelitian sejak tahap persiapan sampel. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa magang dan staf yang terlibat dalam kegiatan penelitian maupun pekerjaan laboratorium di Aretha Medika Utama.
Melalui kegiatan pembelajaran rutin seperti kelas histologi ini, Aretha Medika Utama terus mendorong mahasiswa magang dan staf untuk memperluas pemahaman mengenai dasar-dasar ilmu biologi dan biomedis sekaligus menghubungkannya dengan kegiatan penelitian yang dilakukan di lingkungan laboratorium.
Aretha Medika Utama Biomolecular and Biomedical Research Center