Home / Internship / Vini Ayuni, S.Si. Bekali Peserta Magang dan Staf PT Aretha Medika Utama Pengetahuan Cell Modelling dari 2D hingga Organoid

Vini Ayuni, S.Si. Bekali Peserta Magang dan Staf PT Aretha Medika Utama Pengetahuan Cell Modelling dari 2D hingga Organoid

PT Aretha Medika Utama menggelar kelas kuliah bertema cell modelling pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 08.00-09.00 WIB. Kelas ini diisi oleh Vini Ayuni, S.Si. dari Biomolecular and Biomedical Research Center PT Aretha Medika Utama dan diikuti peserta magang serta staf Aretha.

Sesi dimulai dari dasarnya, yaitu sel sebagai unit terkecil makhluk hidup dan alasan sel dipakai sebagai model dalam penelitian biomedis. Dengan sel, peneliti dapat mengamati respons terhadap suatu senyawa, bahan alam, atau sekretom secara terkontrol tanpa langsung menggunakan hewan atau manusia. Dari situ Vini masuk ke pembedaan yang sering membingungkan, yaitu batas antara in vitro dan ex vivo. In vitro merujuk pada sel yang diisolasi dan dikultur di luar organisme dalam lingkungan buatan, seperti cawan atau flask kultur. Ex vivo berarti jaringan atau sel yang diambil langsung dari organisme dan dipelajari dalam waktu singkat dengan perubahan sesedikit mungkin, sehingga struktur dan kondisinya masih dekat dengan keadaan aslinya.

Materi berlanjut ke ragam sistem kultur sel. Kultur dua dimensi (2D), yaitu sel tumbuh sebagai satu lapisan di dasar wadah, paling umum dipakai karena sederhana, murah, dan mudah diulang, tetapi tidak menggambarkan struktur jaringan di dalam tubuh. Kultur tiga dimensi (3D), seperti sferoid atau kultur dalam scaffold, membuat sel saling berinteraksi dalam ruang sehingga lebih mendekati kondisi jaringan, termasuk gradien oksigen dan nutrisi. Tingkat berikutnya adalah kultur organoid, yaitu struktur tiga dimensi yang tumbuh dan menyusun diri dari sel punca atau sel progenitor sehingga menyerupai organ aslinya dalam skala kecil. Peserta diajak membandingkan kelebihan dan kekurangan masing-masing, termasuk soal biaya, waktu, dan tingkat kerumitan, sehingga pemilihan model disesuaikan dengan pertanyaan penelitian.

Bagian lain membahas pemilihan dan penanganan sampel ex vivo. Karena sampel berasal dari jaringan hidup, mutu hasil sangat bergantung pada cara menanganinya, mulai dari ketentuan etik dan persetujuan pengambilan sampel, jeda waktu antara pengambilan dan pemrosesan, medium dan suhu pengangkutan, hingga teknik aseptik untuk mencegah kontaminasi. Pemilihan sampel yang tepat dan penanganan yang cermat menentukan apakah sel atau jaringan masih layak dipakai pada tahap penelitian berikutnya.

Kelas ini menjadi bekal bagi peserta magang yang akan bekerja dengan kultur sel di laboratorium Aretha, sekaligus penyegaran bagi staf yang sehari-hari menangani riset berbasis sel. Pemahaman tentang kelebihan dan batas tiap model diharapkan membantu mereka memilih pendekatan yang tepat dan membaca hasil penelitian dengan lebih kritis.

About Aretha Medika

Check Also

Prof. Wahyu Widowati Dosen Universitas Kristen Maranatha Ajak Peserta Magang PT Aretha Medika Utama Mengenal Diri dan Membangun Kapasitas Diri

PT Aretha Medika Utama kembali menggelar kelas kuliah magang pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kali …

October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031